Berjalan kaki kali ini terasa ada yang aneh. Langkah terasa agak berat tak seperti biasanya dan jalanpun menjadi sedikit lebih lambat. Telapak kaki terasa licin dan mudah bergerak maju ke ujung sepatu setiap kali kaki melangkah dan telapak bergesekan dengan sol sepatu. Beberapa kali jari kaki saya mencengkeram seolah sedang ngerem
Saya belum pernah merasakan ketidaknyamanan seperti ini sebelumnya. Sejenak kemudian saya baru menyadari, jika perasaan licin itu disebabkan oleh kaos kaki baru yang saya pakai.
Saya memang mengganti kaos kaki dengan yang baru, mengingat beberapa kaos yang biasa saya pakai mulai berumur.
Sebenarnya kaos kaki yang lama itu masih pada bagus-bagus, masih bersih, tebal dan sebenarnya enak di kaki, hanya saja karena sudah bertahun-tahun dipakai, pas di bagian pergelangannya mulai ada yang sedikit kendor sebelah. Mungkin material yang bersifat elastiknya ada yang mulai getas dan rapuh. Begitulah. Namanya juga sudah berumur ya. Sebelum para kaos kaki ini benar-benar kendor dan nantinya pada melorot, maka saya gantilah dengan kaos kaki generasi baru.
Barangkali kaos yang baru ini terbuat dari materi yang berbeda. Saya tidak tahu namanya. Lebih tipis dan lebih licin dari yang sebelumnya. Awalnya saya pikir ini lebih bagus. Soalnya tampilannya kelihatan lebih bagus dan halus. Tapi ternyata saking tipis dan licinnya malah menggelincir di dalam sepatu dan membuat kaki berasa nggak nyaman. Dan langkah terasa berat dan tak leluasa.
Sangat berbeda dengan yang sebelumnya. Yang sebelumnya sangat enak dan nyaman baik buat diajak jalan pelan ataupun lari. Terbuat dari material yang lebih kasar, tebal dan tidak licin. Rupanya untuk kaos kaki buat jalan gini memang lebih tepat dibuat dari materi yang kasar dan tebal begini, sehingga tidak banyak bergerak di dalam sepatu.
Lah... saya baru menyadari hal ini. Artinya memang apa yang saya lakukan ini, mengganti kaos kaki tua yang tebal dan kasar dengan yang baru tapi tipis dan licin, bukanlah pemecahan yang terbaik. Saya mencoba memecahkanmasalah yang saya prediksi akan datang, dengan cara mengundang masalah baru yang malah lebih buruk.
Setidaknya jika ingin mengganti sesuatu yang sudah usang, pastikan bahwa penggantinya memiliki kwalitas yang lebih baik, atau minimal sama dengan yang sebelumnya. Sehingga kita bisa bergerak dengan nyaman dan cepat sesuai dengan target yang kita inginkan.
Sebuah pelajaran berharga.
No comments:
Post a Comment